Assalamualaikum...

Gimana kabarnya gan?
Lama tidak kasih kabar, semoga tetap sehat selalu.
Amin...

Selama 2 minggu berjalan ini banyak info-info yang menarik di dunia parabola.

Yang paling menghebohkan  hak siar Liga Indonesia musim 2020 tahun ini.

Kenapa cukup menghebohkan?
Karena kita tahu, musim sebelumnya dipegang oleh EMTEK Grup dan sekarang ditambah dengan MNC Grup.

Loh ada 2 pemegang hak siar?
Tenang jangan kaget dulu, yang bikin panik lagi adalah hilangnya paket Liga 1 di Matrix/Nex Parabola yang telah bekerjasama dengan EMTEK Grup...

Nah loh...
Silahkan sekarang terkaget-kaget dan berpanik ria gan. Hehehe

Banyak pertanyaan muncul, mungkin kami rangkum sebagai berikut
1. Kenapa koq ada 2 hak siar di Liga Indonesia 2020?
2. Apa perbedaan dari 2 hak siar tersebut?
3. Receiver apa saja yang bisa nayangin Liga 1?
4. Berapa harga paketnya?
5. Lalu receiver lama gimana gan?

Oke, disini kita coba jawab dan meluruskan informasi yang banyak berkeliaran di medsos. Agar agan tidak gagal paham dan marah-marah.

1. Kita tahu PSSI melakukan 2x konfrensi pres untuk mengumumkan pemegang hak siar Liga Indonesia 2020. Yakni pertama dengan EMTEK Grup dan yang belakangan dengan MNC Grup.

Agak bikin rancu sebenarnya. Namun saat disimak disitu bisa ketahuan yang jelas. Yakni saat bersama EMTEK, disini hak siar diluncurkan untuk stasiun Indosiar dan layanan streaming Vidio alias siaran Free To Air.
Kedua saat dengan MNC Grup, hak siar di luncurkan untuk jaringan MNC Vision, Kvision, MNC Play dan lainnya dimana termasuk layanan Berbayar.

Jadi fix EMTEK berhak di menyiarkan di jaringan FTA dan MNC menyiarkan secara berbayar.

Lalu apa bedanya?
Disini FTA yang dimiliki EMTEK bukan lewat Satelit. Namun lewat jalur UHF Analog atau DVBT2.

Sehingga siaran di distribusikan secara gratis melalui jalur UHF dengan stasiun Indosiar/SCTV.
Atau bisa di liat di layanan Vidio juga.
Semuanya Gratis.
EMTEK tidak memiliki hak siar di jalur distribusi satelit atau berbayar.

Nah untuk jalur Satelit dan TV Kabel hak siar dimiliki oleh MNC Grup.
Disini MNC dengan MNC Vision, Kvision, MNC Play berhak menyiarkan Liga 1 & Liga 2 Indonesia secara berbayar.
MNC grup dilarang keras menyiarkan melalui jalur UHF mereka atau secara gratis.

Jadi disinilah letak perbedaannya. Maka dari itu Nex Parabola dan Matrix Parabola sudah tidak bisa menyiarkan Liga 1 Indonesia di paket berbayar mereka.

Karena lisensi tersebut sudah tidak ada.

Lalu untuk receiver parabola apa yang bisa menyiarkan?
Yang jelas MNC Vision untuk pasca bayar (indovision nama lamanya). Lalu untuk prabayar ada Kvision Grup dengan receiver C2000 Bromo, K2000 Cartenz, Gardiner Ottimo. Serta tv kabel internet MNC Play.

Untuk paketannya ternyata harganya sangat terjangkau.
Di Kvision harganya cuma Rp 39.000 per bulan khusus untuk paket Liga Indonesia Only
Untuk Gardiner Series harga paketnya hanya Rp 10.000 per minggu.

Menurut kami termasuk murah!!!

Lalu untuk yang sudah terlanjur beli dekoder Nex Parabola dan Matrix gimana gan? Gak kepakai dong?

Ya tetap dipakai aja to gan, masih ada Liga Lain yang dapat di saksikan di dekoder tersebut. Misal Liga Inggris dan Liga Champions.

Nah untuk agan yang malas beli dekoder baru untuk Liga Indonesia, bisa pakai cara ini.
Agan bisa download aplikasi Vidio (layanan streaming internet). Lalu nonton Liga Indonesia lewat layanan tersebut.
Nah jika tidak puas karena layar kecil, agan bisa menggunakan alat mirroring hp ke TV agar tampilannya menjadi lebih lega!!!

Post a Comment

Previous Post Next Post