Salah satu penyedia siaran gratis dengan banyak TV lokal, tidak di acak (scrambled), yaitu NinMedia dengan daftar 45 lebih channel nya di sini. NinMedia bisa diakses melalui website http://www.ninmedia.tv. NinMedia bisa ditangkap dan tayang di seluruh indonesia tanpa memungut bayaran (gratis). Biaya yang harus keluar hanya satu kali yaitu untuk pembelian dan pemasangan peralatan penerimaan satellite (sebuah antena dan unit decoder / receiver). Peralatan itu pun menjadi hak milik, bukan sewa. Satu paket alat berharga kurang lebih berharga Rp. 400-500 rb. Jika ingin di pasangkan oleh teknisi, mungkin akan ada biaya instalasi tambahan. Partner NinMedia di beberapa kota Indonesia dapat dilihat di sini.
Karena bersifat Free To Air, maka NinMedia bisa ditangkap oleh antenna parabola jenis dish , receiver MPEG4 dan lnb jenis ku merk apapun. Dalam operasinya, NinMedia tidak mengeluarkan perangkat sendiri atau bekerja sama dengan merk tertentu. Sehingga pelanggan benar-benar di bebaskan memilih peralatan yang diinginkannya.
Dalam operasionalnya NinMedia beroperasi di
Satellite : ChinaSat 11
Berlokasi : 98E
Transponder : 12500 V 43200
Satu set kelengkapan antenna parabola yaitu
Dish / Piringan offset parabola minimal diameter 60 cm (lebih besar lebih baik)
LNB KU
Bracket LNB
Kabel Coaxial RG6
F Socket 2 buah
Mur dan Baud
Receiver
Receiver parabola boleh menggunakan merk dan tipe apapun selama memiliki standard
a. Video Format : DVB-S2 – H.264 / MPEG-4, dan
b. Audio Format : MPEG-4 AAC.
Dukungan ini bisa dilihat pada bungkus receiver yang anda beli / miliki. Jika receiver Anda dibeli tahun 1995 atau lebih tua, besar kemungkinan receiver anda belum mendukung standard teknologi ini. Sebagai contoh 2 gambar di bawah ini menunjukkan dukungan terhadap teknologi MPEG-4 (saya beri kotak warna merah)
Ada beberapa langkah memasang dish antenna
1.Tentukan ke arah mana antenna harus mengarah
Lokasi satelite bersifat geostasioner, artinya posisi satellite bersifat tetap terhadap bumi. Karena itu arah antenna akan bergantung pada di lokasi geografis mana antenna itu di pasang. Untuk mengunci satellite yang sama, di satu daerah bisa jadi di pasang menghadap ke barat, namun di belahan bumi lain di pasang ke timur. Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa arah penguncian satellite berbeda-beda untuk masing-masing daerah
Untuk mengetahui ke arah mana antenna harus menghadap satellite ChinaSat 11, bisa membuka http://www.sat-direction.com/ atau membuka http://www.dishpointer.com/ di internet.
Sebagai contoh
1.Lokasi saya di musium sri baduga bandung
2.Satellite yang saya tuju adalah ChinaSat 11 di 98E
Click tombol [Go], maka akan muncul garis yang memperlihatkan ke mana antenna harus mengarah.
3.Maka saya harus mengarahkan satellite ke arah azimut 305.5° dengan elevation (mendongak) 76.1°
Posisikan arah arah azimuth antenna menggunakan compass, sesuai dengan petunjuk http://www.dishpointer.com, yaitu 308 derajat. Caranya, arahkan jarum merah compass ke arah utara (N – North), kemudian nantinya arah antena akan menuju ke barat (W-West) arah 305 derajat (menunjuk ke angka 305 pada kompas)
2. Merakit dish antenna
Untuk merakit dish antenna, memerlukan kunci mur dan baud beberapa ukuran, tergantung dari tipe antenna parabola yang digunakan.
3. Menempelkannya di lantai atau di dinding. Arahkan ke arah yg sudah di dapat pada langkah 1
Untuk menempelkan ke dinding, diperlukan bor untuk memasukkan dynabolt.
Ketika memasang dish ke dinding, maka tiang utama (yang paling besar) harus benar-benar tegak lurus dengan langit. Gunakan waterpass bermagnet untuk melihat tingkat kelurusan tiang.
4. Memposisikan LNB (Skew)
Untuk mengetahui berapa derajat perputaran LNB yang diperlukan, dapat dilakukan melalui http://www.dishpointer.com yaitu -53.9 derajat
5. Memasang F Connector pada kabel.
Cara memasang F Connector pada kabel dapat dilihat di sini. Untuk koneksi yang lebih baik, ada F Connector yang dilengkapi dengan seal, sehingga walaupun di simpan di outdoor, air hujan atau embun tidak akan memasuki kabel. F Connector terbaik adalah F Connector yang berjenis Compression, untuk memasangnya di perlukan tang khusus. Pasangkan F Connector pada kedua ujung kabel.
Pasangkan F Connector pada jack di receiver yang memiliki ulir drat, seperti pada gambar. Jack nya ada di gambar posisi paling kiri. (Saya menggunakan F Connector berjenis compress)
6. Setting Receiver
Geleng-gelengan parabola ke kiri atau ke kanan sedikit-sedikit dan perlahan, derajat demi derajat sampai di dapat persentase kekuatan signal dan quality tertinggi (angka terbesar) pada monitor signal di receiver.
Sesuaikan tingkat tengadah dish sesuai petunjuk dishpointer.com. Perhitungan derajat dapat menggunakan protactor / busur derajat. Mulai atur tingkat mendongaknya dengan menengadahkan atau menundukkan dish parabola sampai di dapat persentase kekuatan signal tertinggi. Dalam hal ini mendongak sebesar 76.1° seperti gambar di bawah.
7. SETTING RECEIVER
Karena NinMedia membaskan pelanggannya untuk menggunakan peralatan merk apapun, maka setting receiver bisa berbeda dari satu tipe ke tipe lain. Namun pada intinya langkahnya adalah sbb :
1.Daftarkan satellite yang akan di lock
Receiver yang dibeli bisa jadi susah memiliki data satellite yang umum. Namun jika satellite yang dituju belum tercantum, maka satellite ini bisa ditambahkan atau mengedit satellite yang sudah ada.
2. Lakukan search melalui blind search
Setelah satellite terdaftar maka langkah selanjutnya adalah melakukan pencarian (scanning). Biasanya setelah arah satelit sudah benar, maka tinggal melakukan blind search. Fasilitas blind search adalah proses mencari transponder dan channel secara otomatis.
selesai
Post a Comment