1. PENDAHULUAN

Masalah pendidikan merupakan masalah yang sangat penting dalam kehidupan, tidak hanya sangat penting saja, bahkan sama sekali tidak bias dipisahkan dari kehidupan. Pendidikan itu mutlak sifatnya dalam kehidupan, baik dalam kehidupan bangsa dan Negara. Maju mundurnya suatu bangsa atau Negara sebagian besar ditentukan oleh mutu pendidikannya.
Sesuai dengan lajunya perkembangan dan kebutuhan yang ada pada masyarakat Indonesia dari tahun ketahun , untuk itu jumlahnya sekolah yang ada di Indonesia pun semakin lama makin bertambah pula, sehingga semakin banyak pula motivasi yang terjadi pada tiap-tiap sekolah yang mana selalu sesuai dengan perkembangan dan kemajuan teknologi sekarang ini jelas membawa dampak yang mengarah kepada penanganan yang perlu dipersiapkan, terutama dalam kaitanya dengan proses belajar mengajar disekolah.
Alasan Pemilihan Judul
Pada anak sesuai siswa sekolah menengah, khususnya siswa SMU merupakan masa investasi dimana pada masa ini merupakan masa yang penuh potensi – potensi dalam mengembangkan bakat, minat, kemampuan serta ketrampilan yang ada pada diri mereka. Pada masa seperti ini siswa dalam mengembangkan potensi yang ada pada dirinya, bukan berarti tidak menghadapi banyak tantangan justru pada masa muda seperti inilah tantangan yang dihadapi lebih kompleks dalam mengatasinya.
Program bantuan yang dilaksanakan oleh petugas bimbingan dan penyuluhan (BP) di sekolah, dalam menjalankan tugasnya, petugas bimbingan dan penyuluhan harus dapat menjalin kerja sama yang baik dengan perangkat pendidikan yang lain seperti : Kepala Sekolah, Guru, Petugas Tata Usaha, Penjaga Sekolah bahkan masyarakat sekitarnya.
Sehubungan dengan hal-hal tersebut diatas maka penulis mengemukakan sebuah judul penelitian yaitu tentang “Fungsi Bimbingan Dan Penyuluhan (BP) Dalam Menunjang Prestasi Belajar Pada Seluruh Bidang Studi Pada Siswa Kelas X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015
A.    Penjelasan Istilah
Dalam hal ini penulis membatasi pada judul tersebut diatas dengan mengemukakan hal – hal sebagai berikut :
1.      Bimbingan (Guidance)
2.      Penyuluhan.
3.      Pengertian Belajar
4.      Aktivitas Belajar

B.     Penjelasan Judul
Sebagai hasil dari penelitian akhirnya penulis susun dan penulis sajikan dalam bentuk skripsi dengan judul : Fungsi Bimbingan Dan Penyuluhan Dalam Menunjang Prestasi Belajar Siswa Pada Siswa X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015 X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015 Penelitian dibidang pendidikan tau meninjau sejauh mana fungsi bimbingan dan penyuluhan itu.
C.    Pembatasan Masalah
Dalam penyelidikan ini penulis akan membatasi pada masalah :
1.      Kegiatan bimbingan dan penyuluhan dalam membantu siswa yang lambat dalam belajar PKn nya, pada siswa X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015 X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015.
D.    Perumusan Masalah
Dalam perumusan masalah ini dapat penulis kemukakan hal – hal sebagai berikut :
Apakah bimbingan dan penyuluhan di Kelas Xa .dapat membantu Individu yang lambat belajarnya untuk meningkatkan prestasi belajar bidang pada siswa X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015 X a SMA Negeri 2 Bangli Tahun Pelajaran 2014/2015?
E.     Tujuan Penelitian
Untuk memperoleh data tentang usaha yang telah dilakukan oelh petugas bimbingan dan penyuluhan terhadap aktifiatas siswa dalam melakukan kegiatan belajarnya di sekolah
F.     Metodologi Penelitian
Berbicara tentang metode dalam penelitian ilmiah sangatlah penting, karena disini nanti akan mendapatkan petunjuk tentang bagaimana si peneliti melakukan penyelidikan, sehingga mendapatkan hasil yang benar – benar dapat dipertanggung jawabkan  kebenarannya secara ilmiah. Hal ini diperluykan sekali mengingatkan berhasil tidaknya suatu penelitian tergantung daripada ketetapan dalam memilih metode. Karena dalam penelitian ini adalah tentang hal –hal yang perlu mendapatkan pemecahanya yaitu perlunya bimbingan dan penyuluhan dalm membantu siswa yang mengalami masalah, terutama dalam kaitanya dengan prestasi belajarnya maka penulis menggunakan metode pemecahan masalahnya dengan deskriptif. Teknik deskriptif adalah meliputi penyelidikan yang menentukan, menganalisa dan klasifikasi data.
G.    Anggapan Dasar dan Hipotesis
Penafsiran atau anggapan dasar merupakan titik tolak dari pada pemikirannya yang kebenarannya diterima oleh penyelidik. Dalam penafsiran ini merupakan titik awal terhadap pemecahan masalah yang dihadapi. Adapun penafsiran yang penulis
  1. LANDASAN TEORI

A.    Bimbingan dan Penyuluhan (BP)
Pengertian bimbingan dan penyuluhan  berasal dari bahasa Inggris Guidance and Coneling. Muli dikenal di Amerika Serikat sekitar tahun 1908 dan dikenal di Indonesia pada sekitar tahun 1958. Dalam memberikan definisi tentang bimbingan dan penyuluhan  banyak terjadi perbedaan – perbedaan di kalangan ahli pendidikan. Perbedaan pendapat para ahli itu hanya perbedaan dalam membrikan titik beratnya saja.
Pengertian Penyuluhan
Sebagaimana dikemukakan oleh Dra. Siti Rahayu Haditono mengemukakan pendapatnya sebagai berikut :
“Penyuluhan adalah proses menolong orang supaya dapat mengatasi persoalan – persoalanya dalam menambahkan penyesuaian dirinya melalui wawancara atau interview serta sifat –sifat hubungan yang lalu antara orang dengan orang, misalnya dengan membuat orang yang ditolong tadi merasa bebas dan senang”
Berdasarkan definisi diatas dapat penulis uraikan sebagai berikut :
a)      Konseling merupakan usaha pemecahan masalah dalam arti sudah bermasalah atauakan kuatir timbulnya suatu masalah pada diri seseorang.
b)      Penyuluhan adalah pemberian pertolongan kepada individu yang mengalami masalah.
c)      Konseling termasuk suatu kegiatan yang saling bertatap muka dilakukan dengan cara wawancara atau dengan cara berdiskusi sendiri masalahnya
d)     Pada akhirnya individu yang ditolong akan menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

B.     Jenis – jenis bimbingan dan penyuluhan dapat dikelompokkan sebagai berikut :
1.      Education guidance :
Suatu bimbingan yang diberikan kepada individu agar dapat menentukan cara –cara belajar yang tepat, pemilihan jurusan yang sesuai dengan bakat, minat dan kemampuannya.
2.      Personal social guidance
Diberikan kepada individu yang mengalami kesukaran – kesukaran pribadi, terutama dalam proses pematangan dirinya. Kesulitan – kesulitan yang dialami individu adalah berkaitan dengan penyesuaian terhadap lingkungan sosialnya.
3.      Vocalional guidance
Bimbingan yang diberiakan kepada individu dalam memilih lapangan pekerjaan atau jabatan disesuaikan dengan bakat minat dan ketrampilan sehingga individu dapat menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaannya melalui :
a)      Vocational informational pekerjaan hendaknya disesuaikan dengan minat, bakat dan ketrampilanya.
b)      Vocational guidance , pemilihan pekerjaan hendaknya disesuaikan dengan minat, sifat dan tuntutan individu.
c)      Vocationaql training, latihan yang diberiakan individu sesuai dengan pemilihannya.
d)     Vocational placement, memberikan latihan kepada individu dalam melakukan pekerjaanya.
e)      Social placement, latihan yang diberiakan dalam hubungannya dengan pekerjaannya agar dapat menghargai pekerjaanya.

C.    Fungsi Bimbingan dan Penyuluhan di Sekolah
Sasaran utama bimbingan dan penyuluhaqn di sekolah adalah  memberikan bantuan kepada siswa yanag mengalami masalah atau kesulitan baik dalam hubungannya dengan proses belajarnya maupun dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya disekolah,  dengan teman – temanya atau tentang studinya lebih lanjut.

Post a Comment

Previous Post Next Post